My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Wilhelm wundt (1832-1920)

0
Posted in Kesehatan By rte4k

Wilhelm wundt (1832-1920)

Study wundt tentang emosi dan feelings menghasilkan pembagian kutub-kutub emosi ke dalam tiga dimensi: a. Pleasant vs unpleasant b. High vs low arousal c. Concentrated vs relaxed attention Teori ini dikenal sebagai the three dimensional theory namun bersifat kontroversial. Ide tentang abnormalitas kesadaran dari wundt dibangun melalui diskusi-diskusi dengan para psikiater terkenal masa itu, kretschmer dan kreapelin. Ide Wundt tentang schizophrenic adalah hilangnya kontrol appersepsi dan kontrol dalam proses atensi. Fokus studi wundt dapat dilihat melalui dua karya besarnya, principles of physiological psychology dan voelkerpsychologie. Principles of physiological psychology, dalam karya ini Wundt memfokuskan dalam hasil-hasil eksperimennya tentang ingatan, emosi, dan abnormalitas kesadaran. Hasil eksperimen tentang ingatan akan simple ideas menghasilkan jumlah ide sederhana yang dapat disimpan dalam ingatan manusia yang bersifat selektif. Konsep penting yang muncul adalah apperception, suatu bentuk operasi mental yang mensintesiskan elemen mental menjadi satu kesatuan utuh, juga berpengaruh dalam proses mental tinggi seperti analisis dan judgement.

  1. Sigmund freud (1856-1939)

Pada tahun 1900, Freud menerbitkan sebuah buku yang menjadi tonggak lahirnya aliran psikologi psikoanalisa. Buku tersebut berjudul interpretation of dreams yang masih di kenal sampai hari ini. Dalam buku ini freud memperkenalkan yang disebut “ Unconse Ious Mind” (alam ketidaksadaran). Selama periode 1901-1905 dia menerbitkan beberapa buku, tiga diantaranya adalah The Psychopathology Of Everyday Life (1901), Three Essays On Sexuality(1905), Dan Jokes And Their Relation To The Unconscious (1905). Pada tahun 1905 ia mengejutkan dunia teori perkembangan psikoseksual ( Theory Of Psychosexual Development) yang mengatakan bahwa seksualitas adalah factor pendorong terkuat untuk melakukan sesuatu dan bahwa masa balita pun anak-anak mengalami ketretarikan dan kebutuhan seksual. Beberapa komponen teory freud yang sangat terkenal adalah: a. The Oedipal Complex, dimana anak menjadi tertarik pada ibunya dan mencoba mengidentifikasi diri seperti sang ayahnya demi mendapatkan perhatian ibu. b. Konsep Id, Ego, Dan Superego c. Mekanisme pertahanan diri ( Ego Defense Mechanisms) Istilah psikonalisa yang dikemukakan freud sebenarnya memiliki bebrapa makna yaitu: 1. Sebagai salah satu teori kepribadian dan psikopatologi, 2. Sebuah metode terapi untuk gangguan-gangguan kepribadian, dan 3. Suatu teknik untuk menginvestigasi pikian-pikiran dan perasaan-perasaan individu yang tidak disadari oleh individu itu sendiri.

  1. Emil kraepelin (1856-1926)

Jika klarifikasi gejala-gejala penyakit kejiwaan dapat diidentivikasikan maka asal usul dan penyebab penyakit kejiwaan tersebut akan lebih mudah diteliti. Kraepelin menjadi terkenal terutama karena penggolongannya mengenai penyakit kejiwaan yang disebut psikosis. Ia membagi psikosis dalam dua golongan utama yaitu dementia praecox dan psikosis manie-depresif. Dementia praecox merupakan gejala penyakit awal dari penyakit kejiwaan yang disebut schizophrenia. Kraepelin juga dikenal sebagai tokoh yang pertama kali menggunakan metode psikologi pada pemeriksaan psikiatri, antara lain menggunakan test psikologi untuk mengetahui adanya kelainan-kelainan kejiwaan. Salah satu test yang diciptakannya di kenal dengan nama test Kraepelin. Test tersebut banyak digunakan oleh para sarjana psikologi Indonesia pada era tahun 1980an.