My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Wilayah Kekuasaan dan Kebijakan Kerajaan

0
Posted in Umum By rte4k

Wilayah Kekuasaan dan Kebijakan Kerajaan

Romawi Timur memiliki wilayah meliputi: Semenanjung Balkan, Asia Kecil (sampai Armenia), Syiria sampai Eufrat dan Mesir. Setelah tahun 476 M, hubungan Romawi Barat dan Romawi Timur praktis putus. Romawi Timur dapat bertahan sampai tahun 1453 dengan melakukan perdagangan dan setiap serangan dari bangsa Barbar disikapi dengan memberi upeti.

Sebagai penguasa dunia orang-orang Romawi ternyata tidak berhasil menguasai orang Arab. Pengiriman pasukan sebanyak 10.000 dari mesir serta dukungan dari sekutunya ternyata menemui kegagalan, tujuan ekspansi tersebut untuk menguasai rute perjalanan yang dimonopoli oleh orang arab untuk kepentingan Romawi. Ketertarikan bangsa Romawi terhadap kawasan ini karena kawasan ini dikenal sebagai kawasan wangi, sebagai penghasil wewangian dan rempah-rempah.(Philip K. Hitti, History of the Arabs, hal:55)

Pada abad ke-5 kerajaan Romawi Barat sangat lemah sehingga Kaisar yang cakap dan semangatpun (misalnya Majorian, berkuasa 457-461 M) tidak berdaya mencegah tumbangnya kerajaan Barat. Sedangkan pada abad yang sama Kerajaan Timur bisa mengefektifkan sumber daya, energi, dan kebijakan kerajaanya, dan dari 414 sampai 518, kerjaan Romawi Timur diuntungkan dengan mempunyai penguasa-penguasa yang handal. Putra dan pengganti Theodosius I ditimur, Arcadius (395-408) sangat terkenal.

Pemerintah Romawi Timur menjauhkan para tuan tanah yang secara politik bisa mengancam untuk memungkinkan mereka mengubah tanah-tanah yang bernilai ekonomis menjadi daerah-daerah yang independen dari jabatan publik dan mengisinya dengan, dari tingkat hakim tinggi ke bawah dengan kelompok profesional kelas menengah, banyak diantara mereka adalah ahli hukum. Kaum profesional ini boleh jadi korup, tetapi mereka lebih patriotik dalam arti mereka menyadari bahwa kepentingan pribadi mereka menuntut tegaknya negara Romawi Timur.

Setidaknya dua Kaisar Roma, Marcian (450-457 M) dan Anastasius I (491-518 M) mengurangi korupsi pejabat dengan menerapkan kontrol ketat terhadap administrator-administrator keuangan pejabat, dan sekitar setengah perjalanan abad ke-5, kekuasaan hakim tinggi dikerajaan timur dibatasi dengan melarang mereka menunjuk hakim-hakim dibawahnya. Kebijakan pengawasan ketat administratif Marcian dan Anastasius I berhasil memperbaiki keuangan pemerintah Romawi Timur.

PERADABAN ARAB JAHILIAH

Jazirah arabiah adalah tempat lahirnya islam dan kemudian menjadi pusat islam, merupakan pusat dari peradaban dan kebudayaan islam. Oleh karena itu, perlu dijelaskan mengenai keadaan geografi, penduduk, politik, ekonomi, dan sosial, bahkan agama, sebelum lahirnya agama islam.

Baca juga: