My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Ukuran Standar Lapangan Sepak bola Internasional

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Ukuran Standar Lapangan Sepak bola Internasional

Ukuran Standar Lapangan Sepak bola Internasional

  • Panjang :
  1. minimal 100m (110 yard)
  2. maksimal 110m (120 yard)
  • Lebar :
  1. minimal 64m (70 yard)
  2. maksimal 75m (80 yard)
  • Permukaan Lapangan

Pertandingan dapat dilakukan di lapangan permukaannya dilapisi dengan rumput asli atau buatan / artifisial, sepanjang ketentuan tentang itu ditetapkandalam peraturan kompetisi yang berlaku. Warna dari rumput buatan harus hijau. Apabila lapangan yang permukaannya terbuat dari rumput buatan / artifisal dipergunakan pada pertandingan antara team – team yang mewakili Asosiasi – asosiasi Anggota yang berafiliasi kepada FIFA atau pertandingan kompetisi antar klub internasional, permukaan artifisial itu harus memenuhi persyaratan Konsep Kualitas FIFA dari lempengan tanah yang dilapisi rumput buatan / artifisial atau memenuhi standart Internasional tentang lempengan tanah yang dilapisi rumput buatan / artifisial, pengecualian dari itu hanya dapat dilakukan atas dispensasi yang diberikan FIFA.

  • Marka Lapangan

Lapangan permainan sepakbola harus berbentuk empat persegi panjang dan ditandai dengan garis – garis. Garis – garis ini termasuk dalam daerah permainan yang dibatasinya. Dua garis batas yang panjang disebut garis samping. Dua garis yang pendek disebut garis gawang. Lapangan permainan dibagi dalam dua bagian oleh sebuah garis tengah, yang bertemu dengan titik tengah dari kedua garis samping. Titik tengah terdapat pada pertengahan garis tengah. Lingkaran dengan radius 9,15 m (10 yard) menandai disekelilingnya.

Tanda – tanda boleh dibuat diluar lapangan permainan, 9,15 m (10 yard) dari besar sudut dan garis tegak lurus dengan garis gawang dan garis samping, untuk memastikan bahwa pemain bertahan mundur sampai jarak ini ketika tendangan sudut dilakukan.

Dilarang untuk menandai lapangan permainandengan garis – garis putus atau bengkok – bengkok.

Apabila seorang pemain dengan kakinya membuat tanda – tanda yang tidak diperbolehkan pada lapangan permainan, maka dia harus dihukum dengan peringatan (kartu kuning) untuk perilaku yang tidak sportif. Jika wasit melihat hal itu dilakukan pada saat pertandingan sedang berlangsung, dia harus menghukum pemain tersebut dengan peringatan (kartu kuning) pada saat bola meninggalakan lapangan permainan.

Hanya garis – garis yang ditetapkan di dalam peraturan lapangan permainan saja yang boleh ada di lapangan permainan.

  • Daerah Gawang

Dua buah garis tegak lurus dengan garis gawang dibuat pada sisi kiri dan kanan gawang, dengan jarak 5,5m (6 yard) diukur dari bagian sebelah dalam tiang gawang. Kedua garis ini ditarik ke dalam lapangan permainan dengan panjang 5,5m (6 yard)dan dihubungkan dengan garis yang sejajar dengan garis gawang. Daerah yang dibatasi oleh garis – garis ini dan garis gawang adalah daerah gawang.

  • Daerah Pinalti

Dua buah garis tegak lurus dengan garis gawang dibuat pada sisi kiri dan kanan gawang dengan jarak 16,5m (18 yard) diukur dari bagian sebelah dalam tiang gawang.. Kedua garis ini ditarik ke dalam lapangan permainan dengan panjang 16,5m (18 yard) dan dihubungkan dengan garis yang sejajar dengan garis gawang. Daerah yang dibatasi oleh garis – garis ini dan garis gawang adalah daerah pinalti.

Pada setiap daerah pinalti dibuat sebuah titik pinalti yang berjarak 11m (12 yard) dari titik tengah antara kedua tiang gawang dan sama jaraknya dengan tiang gawang tersebut.

Diluar daerah pinalti dibuat suatu garis busur / lingkaran dengan radius 9,15m (10 yard) dari masing – masing titik pinalti.

  • Tiang Bendera

Tiang bendera dengan tinggi kurang dari 1,5m (5 kaki) yang bagian atasnya tumpul dan dengan bendera terpasang, ditempatkan pada setiap sudut lapangan. Tiang bendera boleh juga ditempatkan diujung garis tengah, tidak kurang dari 1m diluar garis samping.

  • Busur Tendangan Sudut

Untuk tendangan sudut, dari setiap bendera sudut dibuat seperempat lingkaran dengan radius 1m (1 yard) ke dalam lapangan permainan.

  • Gawang

Gawang harus ditempatkan pada bagian tengah masing – masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang tegak lurus yang sam jaraknya dari tiang bendera sudut dan dihubungkan secara horizontal oleh sebuah mistar / palang palang gawang.

Tiang gawang dan mistar gawang harus terbuat dari kayu, logam atau bahan lain yang disetujui. Bentuknya harus bujur sangkar, empat persegi panjang, bulat atau bulat panjang dan harus tidak berbahaya bagi para keselamatan pemain.

Lebar gawang adalah 7,32m (8 yard) dan jarak dari bagian paling bawah mistar / palang gawang ke tanah adalah 2,44m (8 kaki).

Lebar kedua tiang gawang dan mistar / palang gawang sama, tidak lebih dari 12cm (5 inci). Lebar garis gawang sama dengan lebar tiang gawang dan mistar / palang gawang. Jarring gawang diikatkan ketiang gawang, mistar / palang gawang dan tanah di bagian belakang gawang, dengan syarat bahwa jarring gawang tersebut tersanggah dengan baik dan tidak mengganggu penjaga gawang.

Tiang gawang dan mistar / palang gawang harus berwarna putih. Jika mistar / palang gawang terjatuh / rusak, pertandingan dihentikan sampai perbaikan / pergantian selesai dilakukan. Jika tidak mungkin untuk diperbaiki, pertandingan ditunda / dibatalkan.

Penggunaan tali tali sebagai mistar gawang tidak diijinkan. Jika mistar / palang gawang telah diperbaiki, pertandingan dilanjutkan dengan bola jatuhan di tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan., kecuali apabila permainan dihentikan di dalam daerah gaawang, untuk kejadian ini wasit harus menjatuhkan bola di garis daerah gawang yang sejajar dengan garis gawang pada posisi yang terdekat dengan lokasi awal bola pada saat permainan dihentikan.


Sumber:

https://movistarnext.com/tides-of-time-apk/