My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Tujuan, dan Masalah Pembangunan Ekonomi

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Tujuan, dan Masalah Pembangunan Ekonomi

Tujuan, dan Masalah Pembangunan Ekonomi

Tujuan, dan Masalah Pembangunan Ekonomi

Hambatan Pembangunan Ekonomi

Faktor –faktor yang menjadi penghambat pembangunan Ekonomi di Indonesia adalah :

Permodalan

Sumber modal  dalam negeri berasal dari tabungan masyarakat . Besarnya tabungan ditentukan oleh besarnya pendapatan, nilai uang yang stabil dan tersedianya sarana dan cara melaksanakan tabungan itu. Modal dapat dikatakan factor pokok dalam pembangunan. Bila pendapatan per kapita rendah, maka proses pembentukan modalnya telambat. Akibatnya sumber utama pembentukan modal adalah tabungan pemerintah dan bantuan dari luar negeri.

Iklim dan Keadaan Alam dan Pembangunan Ekonomi Negara berkembang umumnya

Dan Indonesia khususnya masih sangat tergantung pada ilkim struktur yang agraris. Demikian juga sumber alam yang tersedia dapat menghambat pembangunan, karena orang hanya mengandalkan persediaan sumber alam yang tersedia. Dengan kata lain, persediaan sumber alam yang cukup membuat masyarakat menjadi terlena dan tidak merasa ditantang untuk bekerja keras.

Penduduk dan ketenagakerjaan

Pembangunan dapat berjalan dengan baik apabilatersedia tenaga ahli yang cukup. Untuk itu bantuan tenaga ahli luar dalam jumlah terbatas tetap diperlukan terutaman dalam jumlah terbatas tetap diperlukan terutama dalam mempercepat proses alih teknologi. Akibat lain dari kekurangan tenaga kerja ahli adalah terbatasnya kemampuan mengolah sumber daya alam.

Politik dan ideologi

Kestabilan politik suatu Negara menentukan kelancaran proses pembangunan. Banyak biaya tersedot untuk operasi pemulihan keamanan. Belum kerugian material dan nyawa yang ditimbulkannya.

Sistem sosial dan masyarakat

Kondisi objektif bangsa Indonesia adalah bahwa masyarakat terdiri dari berbagai suku bangsa, adat istiadat, agama/kepercayaan. Jika masalah ini tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan masalah dan salah paham, yang berarti menghambat pembangunan.

Situasi ekonomi dunia

Situasi ekonomi internasional baik resesi, fluktuasi maupun lainnya langsung atau tidak langsung dapat menghambat pembangunan dalam negeri.

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mewujudkan landasan pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan ekonomi kerakyatan. Misi pembangunan nasional di bidang ekonomi berusaha untuk mengatasi krisis ekonomi beserta dampak yang ditimbulkan, mengatasi pengangguran yang semakin meningkat, kesenjangan ekonomi antarpelaku ekonomi dan antara pusat dan daerah, serta pemerataan pendapatan, dan masalah ekonomi lainnya. Secara konstitusional (didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku), pembangunan nasional diarahkan pada :

Tujuan jangka pendek

yaitu meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata serta meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya.

Tujuan jangka panjang

yaitu mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata, material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib, dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib, dan damai.

Masalah Pembangunan Ekonomi

Identifikasi masalah – masalah pembangunan dimaksudkan untuk mempercepat upaya pembangunan di negara-negara berkembang. Masalah-masalah yang teridentifikasi adalah faktor-faktor penentu pertumbuhan ekonomi, ketimpangan distribusi pendapatan, kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan dan beban ketergantungan.

Kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup meliputi makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan sebagai akibat berkurangnya pendapatan masyarakat secara riil. Masyarakat mengalami penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara umum. Akibatnya, masyarakat tidak dapat secara layak sehingga taraf hidupnya menurun. Berdasarkan data BPS bulan Maret 2012 jumlah penduduk yang berada dalam garis kemiskinan berjumlah sekitar 29,13 juta orang (11,96%). Jumlah ini berkurang sebanyak 0,89 juta orang dari periode yang sama tahun sebelumnya. Menurunnya angka kemiskinan ditunjang adanya penurunan komoditas makanan sedikit lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan.

Pengangguran

Ketenagakerjaan di Indonesia merupakan masalah klasik. Di satu sisi kelebihan angkatan kerja dan di sisi lain kesulitan mencari tenaga kerja yang trampil dan produktif. Pengangguran menjadi beban tenaga kerja produktif. Bila tingkat ketergantungan semakin besar akan berdampak persoalan sosial, politik, dan meningkatnya kriminalitas. Tingkat produksi menurun, pertumbuhan ekonomi melambat dan tingkat kesejahteraan masyarakat turun. berikut merupakan dampak pengangguran, yakni:

  • Bagi perekonomian
  1. Masyarakat tidak dapat memaksimumkan tingkat kesejahteraan yang mungkin dicapainya.
  2. Pendapatan pajak pemerintah berkurang.
  3. Menghambat pertumbuhan ekonomi.
  • Terhadap Individu dan Masyarakat
  1. Kehilangan mata pencaharian dan pendapatan
  2. Kehilangan atau berkurangnya keterampilan
  3. Menimbulkan ketidak-stabilan sosial dan politik

Sumber : https://kidblog.org/class/kelas-biologi-online/posts/7he7ner6kijj0sdxh8pca05bc?fbclid