My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Sampel Berjatah (Quota sampling)

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Sampel Berjatah (Quota sampling)

Pengambilan sampel secara quota dilakukan dengan cara menetapkan sejumlah anggota sampel secara quotum atau jatah, Pengambilan sampel hanya berdasarkan pertimbangan peneliti saja, hanya disini besar dan kriteria sampel telah ditentukan lebih dahulu. Misalnya Sampel yang akan di ambil berjumlah 100 orang dengan perincian 50 laki dan 50 perempuan yang berumur 15-40 tahun. Cara ini dipergunakan kalau peneliti mengenal betul daerah dan situasi daerah dimana penelitian akan dilakukan.

3)   Sampel Tanpa Sengaja ( accidental sampling)

Tehnik penarikan sampel ini dilakukan secara subjektif oleh peneliti ditinjau dari sudut kemudahan, tempat pengambilan sampel dan jumlah sampel yang akan diambil. Sampel tersebut tidak terencana dan penggambaran hasil dari pengumpulan data tersebut bukan didasarkan suatu metode yang baku. Bedanya dengan purposive sampling adalah kalau sampel yang diambil secara purposive berarti dengan sengaja,  sementara pada tehnik ini tidak dengan sengaja, misalnya: pada suatu kejadian luar biasa, atau pada penelitian tentang pemberian ASI disuatu wilayah tertentu dan pada priode tertentu, misalnya pada setiap hari selasa bulan November 2013, seberapa banyak pun ibu ibu yang ditemui dipuskesmas tersebut akan menjadi sampel.

Penentuan Besar Sampel (Sample Size)

Menetapkan besarnya sampel atau jumlah sampel pada suatu penelitian tergantung pada dua hal:

  1. Adanya sumber sumber yang dapat digunakan untuk menetukan batas maksimal dari besarnya sampel
  2. Kebutuhan dari rencan analisis yang menentukan batas minimal dari besarnya sampel

Apabila besar populasi itu lebih dari 10.000, maka ketepatan besarnya sampel kurang memperoleh perhatian, tetapi bila populasi kurang dari 10.000 ketepatan atau besarnya sampel perlu diperhitungkan.

  1. Jumlah sampel untuk estimasi proporsi

Sebelum menghitung jumlah sampel, terlebih dahulu perlu diketahui tiga hal:

1)   Perkirakan proporsi untuk sifat tertentu yang terjadi dalam populasi, apa bila tidak diketahui proporsi atau sifat tertentu tersebut, maka P (proporsi = 0.50 atau 50%)

2)   Presisi adalah derajat ketepatan yang diinginkan, berarti penyimpangan terhadap populasi, biasnya 0.05 (5%) atau 0.10 (10%)

Sumber: https://ngegas.com/village-city-apk/