My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Rumah adat minangkabau

0
Posted in Umum By rte4k

Rumah Adat Minangkabau – Minangkabau adalah suku bangsa di Pulau Sumatra yang memiliki wilayah luas. Minangkabau memiliki beragam budaya dengan beberapa fitur. Budaya kepemilikan sangat terkait dengan kehidupan masyarakat Minangkabau (Minang) bersama dengan unsur-unsur agama yang kuat.

Budaya yang merupakan identitas kuat masyarakat Minang adalah rumah tradisional Minangkabau, atau juga disebut Rumah Gadang. Sebagai rumah tradisional Minangkabau, Rumah Gadang tidak terlepas dari sejarahnya.

Bentuk fisik rumah Minangkabau Gadang sangat mirip dengan tubuh kapal. Konon penampilan rumah itu terinspirasi oleh kurang ajar (kapal) leluhurnya yang dijadikan rumah dengan fondasi kayu. Selanjutnya, cucu-cucu mereka meniru pembangunan rumah.

Rumah Gadang, selain menjadi tempat menginap, juga dapat berfungsi sebagai tempat musyawarah keluarga, upacara, serta menjadi kebanggaan seseorang sebagai rumah tradisional Minangkabau.

Rumah adat minangkabau

Rumah adat Minangkabau
Nilai-nilai filosofis dari rumah tradisional Minangkabau
Keunikan rumah tradisional Minangkabau
1. Bentuk atap yang unik
2. Kolom rumah Gadang dan Lanjar
3. Bentuk interior rumah tangga
4. Motif Rumah Ukiran Gadang
5. Ringkaslah
6. Istana Pagaruyuang
7. Di dalam rumah Gadang
Rumah adat Minangkabau
Rumah Minangkabau

Dalam penerapannya, Rumah Gadang melahirkan berbagai cara bagi mereka yang mengunjunginya. Bagi semua yang mengunjungi Rumah Gadang, mereka harus terlebih dahulu mencuci kaki. Melihat keunikan properti Rumah Gadang, rumah ini sarat dengan nilai-nilai filosofis yang tinggi.

Nilai-nilai ini adalah makna yang diperoleh dan ditafsirkan dengan melihat bagian-bagian rumah yang ada. Makna filosofis ini sangat kuat dan memperkuat budaya rumah tradisional yang mereka miliki. Nilai-nilai filosofis berikut terkandung dalam rumah adat Minangkabau:

Rumah tradisional Jambi
Nilai-nilai filosofis dari rumah tradisional Minangkabau
Rumah Minangkabau
Nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam rumah adat Minangkabau sangat banyak. Makna ini mengandung unsur-unsur positif yang menjadi nilai estetika mereka. Jadi hanya filosofi utama yang terbatas yang dapat disebutkan.

Bentuk rumah Gadang besar memiliki nilai filosofis yang bukan gadang (besar), tetapi fungsinya hebat. Ini disebutkan dalam serangkaian ungkapan yang sering diingat ketika pejabat tradisional berbicara tentang Rumah Gadang.

Secara umum, ini berarti bahwa Rumah Gadang memiliki fungsi yang lebih besar daripada bentuknya yang besar. Rumah tradisional Minangkabau adalah panggung, sehingga memiliki tangga kecil di sisi depan.

Timbangan ini menjadi simbol utama bahwa masyarakat Minang adalah masyarakat yang religius. Karena itu pula arsitektur Rumah Gadang memiliki makna tersendiri. Jika dilihat secara keseluruhan, arsitektur Rumah Gadang dibangun dengan mengacu pada nilai-nilai estetika dan fungsi-fungsi yang sesuai dengan sifatnya.

Ini adalah beberapa nilai filosofis utama yang terkandung dalam Rumah Gadang. Selain nilai-nilai filosofis, Rumah Gadang juga sangat terkenal karena keunikannya. Keunikannya tersebar luas di seluruh rumah megah ini. Inilah keunikan yang bisa Anda temukan di rumah tradisional Minangkabau.

Keunikan rumah tradisional Minangkabau
Rumah Minangkabau
Ada banyak keunikan yang unik dengan rumah tradisional Minangkabau, yaitu:

1. Bentuk atap yang unik
Dalam benak Anda, pasti hal pertama yang bisa Anda lihat dari Rumah Gadang adalah atapnya, bukan? Atap ini sering disebut sebagai atap oval atau atap yang berbentuk seperti tanduk kerbau. Atap oval yang khas harus dimiliki oleh setiap rumah orang Minangkabau.

Pada zaman kuno, atap rumah Gadang terdiri dari serat kelapa yang bisa bertahan selama beberapa dekade. Namun belakangan, atap ini terbuat dari seng.

Rumah tradisional Toraja
2. Kolom rumah Gadang dan Lanjar
Pilar-pilar rumah Gadang disusun dalam lima baris yang mengapit rumah. Garis-garis ini menggambar bagian-bagian interior dalam empat ruang panjang, atau disebut ruang linear. Kamar tidur didedikasikan untuk bagian belakang lanjar.

Sedangkan keranjang lain dapat digunakan sebagai area publik atau bahkan disebut gajah labuah, yang digunakan untuk upacara-upacara tertentu.

3. Bentuk interior rumah tangga
Rumah Gadang dirancang dengan bentuk persegi panjang yang kemudian dibagi menjadi dua bagian, yaitu wajah dan belakang. Bagian depan Rumah Gadang terbuat dari bahan seperti as.

Sementara di bagian belakang terbuat dari bambu. Papan di dinding diposisikan secara vertikal dan kemudian dipahat sampai seluruh meja dihiasi dengan motif ukiran yang indah.

4. Motif Rumah Ukiran Gadang
Motif ukiran Rumah Gadang adalah simbol yang mewakili alam. Secara umum, patung-patung dibuat di Rumah Gadan

Sumber : https://santinorice.com