My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Perusahaan Multinasional

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Perusahaan Multinasional –¬†Perusahaan multinasional biasanya perusahaan besar dengan kantor di negara industri dan kantor di banyak negara lain, biasanya di negara berkembang.

Perusahaan ini beroperasi di berbagai negara dan merupakan perusahaan global. Ini dapat berdampak kuat pada kondisi politik global.

Secara umum, perusahaan itu menjelma menjadi perusahaan terbatas di berbagai negara. Namun, saham Anda dikendalikan oleh perusahaan induk. Saham perusahaan tidak terdaftar di bursa saham lokal.

Menurut sumber yang kami kutip ruangguru.co model kepemilikan, pelaksanaan semua kebijakan perusahaan tergantung pada kebijakan perusahaan induk dan beberapa manajemen harus berasal dari perusahaan induk.

Perusahaan multinasional, II. Ini menjadi semakin penting di negara ini sejak akhir Perang Dunia II. Perusahaan multinasional awalnya berasal dari Amerika Serikat dan beroperasi di berbagai negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, Australia dan Selandia Baru.

Sejak 1960-an, perusahaan multinasional bukan hanya milik Amerika Serikat, tetapi juga Jepang, Eropa, dan banyak negara industri lainnya dan beroperasi di negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Perkembangan ini merupakan salah satu faktor yang mengkonkretkan era globalisasi kegiatan ekonomi global.

Profil perusahaan multinasional

Perusahaan Multinasional

Suatu entitas dapat diklasifikasikan secara internasional jika memiliki karakteristik berikut:

  • Terdiri dari cabang luar negeri
  • Meningkatkan pendapatan perusahaan melampaui batas-batas nasional
  • Sebagian besar perusahaan perdagangan internasional berlokasi di wilayah mereka, bahkan antar negara
  • Kontrol atas teknologi dan modal lebih disukai. Karena perusahaan ini membutuhkan teknologi informasi dan modal yang kuat untuk melakukan bisnis di berbagai negara
  • Pengembangan manajemen lintas batas dan sistem penjualan, khususnya modal ventura, sistem perizinan dan waralaba
  • Perusahaan yang kuat cenderung memilih perusahaan manufaktur
  • Visi dan strategi produksi pada umumnya bersifat global
  • Perusahaan multinasional sering mempekerjakan orang lokal untuk menjalankan bisnis mereka.

Contoh perusahaan multinasional di Indonesia

1. Google

Google adalah mesin pencari yang sangat populer di seluruh dunia. Google juga merupakan perusahaan multinasional AS yang menyediakan layanan Internet seperti mesin pencari, iklan, informatika web, dan perangkat lunak yang digunakan dengan sukses di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

2. KFC

KFC adalah dealer Yum! Nama merek ini juga telah mulai dan telah menjadi salah satu merek makanan paling populer di Indonesia. KFC pertama kali didirikan di Louisville, AS.

Kentucky yang berbasis di AS pertama kali didirikan oleh Kolonel Harland Sanders. Produksi ayam bakar adalah salah satu produk KFC yang paling terkenal. Di Indonesia sendiri, KFC telah beroperasi di pasar Indonesia sejak 1979.

3. Leevi

Levi adalah produsen jeans. Area pemasaran telah mencapai berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Levi Company didirikan pada 1880 oleh Levi Strauss di Genoa, Italia.

Celana levi digunakan oleh Angkatan Laut. Celana ini juga menyandang julukan Bleu de Geunes, yang berarti genoa biru. Sekarang ada ribuan karyawan di berbagai negara

Kekuatan dan kelemahan perusahaan multinasional

Perusahaan multinasional juga memiliki banyak kelebihan dan kekurangan.

1. Keuntungan Perusahaan Multinasional

  • Memperoleh mata uang asing melalui investasi di sektor ekspor
  • Mengurangi persyaratan valuta asing untuk impor di sektor industri
  • Modernisasi sektor ini
  • Mendukung pembangunan nasional
  • Dapat meningkatkan pendapatan masyarakat
  • Membantu memenuhi kebutuhan masyarakat

2. Kerugian perusahaan multinasional

1. Dapat menutup bisnis lokal

Perusahaan multinasional di suatu negara dapat membunuh bisnis lokal yang berkembang di negara itu.

Dana besar atau perusahaan multinasional memiliki kekuatan untuk memonopoli sektor ini.

2. Keuntungan Ekspor

Perusahaan multinasional mengembalikan keuntungan mereka kepada pemegang modal di negara mereka masing-masing. Akibatnya, keuntungan negara tuan rumah yang digunakan sebagai pusat pemasaran relatif rendah.

Baca Juga :