My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Pembelajaran PBL : Pengertian Ciri-ciri Kelebihan Kekurangan dan Langkahnya

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Pembelajaran PBL : Pengertian Ciri-ciri Kelebihan Kekurangan dan Langkahnya

Apa pengertian berasal dari Model Pembelajaran PBL? Model pembelajaran PBL atau Problem Based Learning merupakan suatu pembelajaran berlandaskan masalah-masalah yang menuntut siswa mendapat pengetahuan yang penting, yang menjadikan mereka mahir didalam memecahkan masalah, dan juga miliki trick belajar sendiri dan kebolehan didalam berpartisipasi di didalam tim.

Proses pembelajaran pada jenis pembelajaran PBL memakai pendekatan yang lebih sistematik kegunaan memecahkan sebuah masalah dan hadapi tantangan yang bisa saja besar bakal menghadang didalam kehidupan sehari-hari. Dengan begini, nantinya siswa dikehendaki siap dan terlatih untuk hadapi problematika didalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya.

Rumusan berasal dari Dutch (1994), Problem Based Learning (PBL) adalah instruksional yang menantang siswa supaya “belajar dan belajar”, mewujudkan kerjasama yang baik didalam group untuk mencari solusi persoalan yang nyata. Masalah ini digunakan supaya rasa mendambakan mengerti dan juga kebolehan analisis siswa dan inisiatif atas materi pelajaran dapat terpancing dan terpacu.

Jadi, jenis pembelajaran PBL atau Problem Based Learning (PBL) dapat kami katakan sebagai jenis pembelajaran yang mempersiapkan siswa untuk berpikir kronis dan analitis, dan juga mencari dan memakai sumber pembelajaran yang cocok kegunaan hadapi suatu masalah yang ada.

Model pembelajaran PBL atau Problem Based Learning miliki perbedaan mutlak dengan pembelajaran penemuan (discovery learning). Sebab, pembelajaran penemuan didasarkan atas pertanyaan-pertanyaan berdasarkan tekun pengetahuan dan penyelidikan siswa.

Prinsip jenis pembelajaran PBL atau Problem Based Learning berkaitan dengan persoalan kehidupan nyata, supaya siswa mempunyai kesempatan didalam memlilih dan jalankan penyelidikan apa-pun baik di didalam maupun di luar sekolah sejauh yang diperlukan didalam memecahkan masalah.

Model Pembelajaran PBL untuk Kurikulum 2013
Saat ini, implementasi kurikulum 2013 mengutamakan pada sistem belajar yang perlu kebolehan berpikir tingkat tinggi (HOTS/ High Order Thinking Skill), dan Model Pembelajaran PBL inilah tidak benar satu jenis yang dapat diandalkan. Model pembeajaran PBL atau Problem Based Learning merupakan tidak benar satu metode pendekatan yang efisien untuk pengajaran sistem berpikir tingkat tinggi (HOTS). Model pembelajaran ini bakal sangat mendukung siswa untuk memproduksi Info yang sudah jadi didalam benaknya dan menyusun pengetahuan mereka sendiri mengenai dunia sosial dan sekitarnya.

Dengan menerapkan jenis pembelajaran PBL ini, siswa dilatih menyusun sendiri pengetahuannya, mengembangkan keterampilan dan kebolehan didalam memecahkan persoalan yang dihadapi. Selain itu, dengan pemberian persoalan autentik, siswa dapat membentuk arti berasal dari bahan pelajaran lewat sistem belajar dan menyimpannya didalam memori mereka supaya kapan waktu dapat digunakan kembali.

Jadi PBL adalah metode pembelajaran berbasis persoalan yang mengutamakan trick pembelajaran memakai persoalan dunia nyata sebagai suatu konteks bagi peserta didik untuk belajar mengenai cara berpikir kronis dan keterampilan pemecahan masalah, dan juga untuk meraih pengetahuan dan rencana yang esensial berasal dari materi pelajaran.

Apa saja Ciri-ciri Model Pembelajaran PBL ?
Menurut Arends bermacam pengembangan jenis pembelajaran PBL miliki tanda-tanda karakteristik sebagai tersebut ini, let’s check this out!

Pengajuan pertanyaan atau masalah
Model pembelajaran PBL berdasarkan persoalan mengorganisasikan pengajaran disekitar pertanyaan dan persoalan yang dua-duanya secara sosial mutlak dan secara teristimewa berarti untuk siswa.

Berfokus pada keterkaitan antar tekun (tematik)
Meskipun secara umum pembelajaran berdasarkan persoalan yang kebanyakan berpusat pada mata pelajaran tertentu (IPA, matematika, ilmu-ilmu sosial), tetapi masalah-masalah yang diselidiki sudah sangat lewat sistem pemilihan supaya sangat nyata supaya didalam pemecahannya.

Penyelidikan autentik didalam Model Pembelajaran PBL
Model pembelajaran PBL berdasarkan persoalan yang mengharuskan tiap tiap siswa jalankan penyelidikan autentik didalam rangka mewujudkan penyelesaian nyata pada persoalan nyata.

Menghasilkan product dan memamerkannya
Pembelajaran berdasarkan persoalan menuntut siswa untuk membuahkan product tertentu didalam karya nyata. Produk tersebut dapat berbentuk laporan, jenis fisik, video maupun program komputer. Dalam pembelajaran kalor, product yang dihasilkan nantinya berbentuk laporan.

Model Pembelajaran PBL melatih Kolaborasi dan kerja sama
Pembelajaran yang berlandaskan permasalahan yang dicirikan oleh siswa yang saling bekerja sama satu dengan yang lainnya, paling sering secara berpasangan atau didalam group kecil.

Langkah-langkah Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL
Perlu diketahui bahwa Model pembelajaran PBL nanti dapat dilaksanakan jikalau pengajar siap dengan segala perangkat yang diperlukan. Siswa pun perlu diberikan pemahaman mengenai rencana pembelajaran ini. Memulai jenis pembelajaran ini perlu dimulai dengan pembentukan kelompok-kelompok kecil yang menggerakkan 7 cara berikut:

Mengklarifikasi arti dan rencana yang belum mengerti (Pemaparan Konsep dan Materi)
Di sini tiap tiap anggota perlu mengerti bermacam arti dan rencana yang tersedia didalam masalah. Langkah pertama ini dapat dikatakan langkah yang memicu tiap tiap peserta berangkat berasal dari cara menyaksikan yang sama sehubungan dengan istilah-istilah atau rencana yang tersedia didalam masalah.

Merumuskan masalah
Fenomena yang tersedia didalam persoalan menuntut penjelasan hubungan-hubungan apa yang terjadi di antara fenomena itu.

Menganalisis masalah
Setiap anggota group mengeluarkan pengetahuan berkaitan apa yang sudah dimiliki anggota mengenai masalah. Nantinya terjadi diskusi yang mengkaji Info faktual (yang tercantum pada masalah), dan termasuk Info yang tersedia didalam anggapan anggota.

Menata gagasan secara sistematis
Bagian yang sudah berhasil dianalisa sesudah itu diperhatikan sejauh mana keterkaitannya satu sama lain sesudah itu dikelompokkan; mana yang paling menunjang, mana yang bertentangan, dan sebagainya.

Memformulasikan tujuan pembelajaran
Kelompok nantinya merumuskan tujuan pembelajaran. Sebab, group sudah mengerti pengetahuan mana yang masih kurang, dan mana yang masih belum jelas. Tujuan pembelajaran bakal dikaitkan dengan analisis persoalan yang dibuat

Mencari Info tambahan berasal dari sumber lain
Saat ini group sudah mengerti Info apa yang tidak dimiliki, dan sudah miliki tujuan pembelajaran. Kini saatnya mereka perlu mencari Info tambahan itu, dan mendapatkan ke mana bakal dicari.

Mensintesis (menggabungkan) dan menguji Info baru dan memicu laporan.
Dari Info baru yang didapatkan, kami diskusikan kembali dengan group untuk sesudah itu berasal dari seluruh yang sudah dibahas disusun jadi suatu laporan. Laporan dapat berbentuk laporan tertulis, video, maupun karya fisik.

Mempresentasikan / Memamerkan Hasil Laporan
Setelah seluruh selesai, masing-masing group diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.

Kelebihan dan Kekurangan Problem Based Learning
Kelebihan Model Pembelajaran PBL
Setiap jenis pembelajaran yang diterapkan sudah pasti miliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa kelebihan yang didapatkan saat menerapkan jenis pembelajaran PBL adalah sebagai tersebut :

Pemecahan persoalan sangat efisien digunakan untuk mengerti isikan pelajaran.
Pemecahan persoalan bakal mendobrak dan menantang kebolehan siswa dan juga memberi tambahan kepuasan untuk mendapatkan pengetahuan baru bagi siswa.
Pemecahan persoalan menjadikan aktivitas pembelajaran siswa lebih meningkat.
Pemecahan persoalan dapat mendukung siswa mengerti bagaimana menstansfer pengetahuan mereka untuk mengerti persoalan didalam kehidupan nyata.
Pemecahan persoalan dapat mendukung siswa untuk mengembangkan pengetahuan barunya dan bertanggung jawab didalam pembelajaran yang mereka lakukan.
Siswa jadi lebih peka pada permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
Kekurangan Model Pembelajaran PBL
Selain miliki kelebihan, jenis pembelajaran PBL termasuk miliki lebih dari satu kekurangan, tersebut ini lebih dari satu kekurangan yang sepertinya keluar didalam penerapan jenis pembelajaran berbasis proyek.

Kesulitan memecahkan persoalan manakala siswa tidak miliki minat atau tidak miliki kepercayaan bahwa persoalan tersebut dapat dipecahkan.
Waktu yang diperlukan untuk jalankan persiapan supaya jenis pembelajaran ini cukup lama.
Jika tidak diberikan pemahaman dan alasan yang tepat kenapa mereka perlu berusaha untuk memecahkan persoalan yang sedang dipelajari, maka mereka tidak bakal belajar apa yang mereka mendambakan pelajari.

Baca Juga :