My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Nutrisi Apa yang Hilang Ketika Berpuasa?

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Nutrisi Apa yang Hilang Ketika Berpuasa?

sudah mau melalui minggu pertama puasa, nih, belum ada bolongnya ‘kan? Untuk yang berpuasa, sadarkah kamu disaat puasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama lebih berasal dari 10 jam? Selama 10 jam itu, lebih kurang nutrisi apa saja yang hilang, ya? Cari mengetahui yuk di bawah ini.

Karbohidrat

Ketika puasa, tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat (sakarida) dan sudah pasti produksi glukosa (monosakarida) bakal berkurang. Agar tubuh selalu berenergi, kelanjutannya tubuh “terpaksa” mengubah amunisi cadangannya yaitu glikogen (polisakarida). Glikogen sendiri adalah hasil akhir berasal dari formasi glukosa didalam tubuh yang tersimpan didalam sel dan hati sebagai cadangan energi. Proses pergantian glikogen menjadi daya ini disebut bersama dengan glikogenolisis. Ada dua sumber glikogen didalam tubuh, yaitu otot dan hati. Proses glikogenolisis (proses pemecahan/penguraian) yang terjadi di dua daerah tersebut, memiliki tujuannya masing-masing, yaitu:

1) glikogen di otot: digunakan untuk kepentingan membuahkan energi.

2) Glikogen di hati: dijalankan untuk menjaga kandungan gula didalam darah pada saat jeda saat makan.

Glikogen didalam hati bakal diglikogenolisis disaat kamu berpuasa. Glikogen didalam otot hanya bakal mengalami glikogenolisis setelah seseorang laksanakan olahraga yang berat dan lama.

Oleh sebab itu, disaat sudah berbuka, jangan lupa untuk konsumsi karbohidrat yang cukup, ya. Kalau tidak, sistem glikogenolisis bakal terjadi secara terus-menerus, lho. Hal ini beresiko sebab sanggup memicu rusaknya pada organ hati.

Jadi, tahu, kan, kegunaan konsumsi karbohidrat disaat sahur dan berbuka?

Lemak

Selain beroleh daya melalui glikogenolisis, tubuh juga mendapat alternatif daya berasal dari lemak yang ada didalam tubuh.

Pemecahan atau katabolisme lemak dimulai saat lemak berada di didalam sistem pencernaan makanan. Lemak bakal dipecah menjadi asam lemak dan gliserol. Dari ke dua senyawa tersebut, asam lemak punya kandungan sebagian besar energi, lebih kurang 95% dan gliserol 5%.

Untuk sanggup membuahkan daya yang kamu butuhkan, asam lemak bakal mengalami oksidasi yang terjadi di didalam mitokondria, sedangkan gliserol dirombak secara glikolisis. Setelah berada di didalam mitokondria, asam lemak bakal mengalami oksidasi untuk membuahkan energi. Jadi, jangan sampai nih kamu menghalau lemak berasal dari menu makanan sahur dan membuka kamu.

Protein

Protein terdiri berasal dari sebagian asam amino. Asam amino bakal diolah menjadi daya disaat tubuh kekurangan karbohidrat atau memiliki kelebihan asam amino. Meski begitu, tidak seluruh bagian asam amino bakal diserap oleh tubuh, sebagian perlu dibuang sebab beracun bagi tubuh.

Ketiga nutrisi di atas nantinya bakal “bekerjasama” untuk membentuk daya yang kamu butuhkan.

Jadi, walau tubuh kamu tidak mendapat asupan nutrisidi atas selama puasa, jangan risau bakal menjadi lemas, sebab didalam tubuh terdapat cadangan energi.

Baca Juga : https://www.biologi.co.id/