My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Menristekdikti : Dosen Harus Meneliti dan Mengabdi Kepada Masyarakat

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Menristekdikti : Dosen Harus Meneliti dan Mengabdi Kepada Masyarakat

Menristekdikti Dosen Harus Meneliti dan Mengabdi Kepada Masyarakat

Menristekdikti Dosen Harus Meneliti dan Mengabdi Kepada Masyarakat

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mendorong agar dosen di lingkungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nadhatul Ulama (LPTNU) harus meningkatkan kualitasnya. Menurutnya, seorang dosen harus melakukan penelitian di bidang yang terkait, serta, mengabdi kepada masyarakat dengan menerapkan penelitian yang telah dilakukan.

“Syarat jadi dosen minimal harus S2, kalau bisa S3. Selain itu dosen harus meneliti

dan mengabdi kepada masyarakat, jangan asik mengajar saja,” ujar Nasir di Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi, Senin (30/4) kemarin.

“Dosen merupakan kunci dalam mengembangkan prodi dan mencetak lulusan berkualitas,” tambahnya.

Direktur Karir dan Kompetensi SDM Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti (Ditjen SDID) Bunyamin Mahtuh menyampaikan Bimbingan Teknis Peningkatan Karir Dosen menjadi program untuk mengembangkan karir para dosen. Khususnya, karir akademik dan jabatan fungsional.

“Kami memiliki banyak program pendukung untuk peningkatan kompetensi dosen

, seperti pelatihan-pelatihan hingga program beasiswa. Bisa dilihat di laman kami sumberdaya.ristekdikti.go.id, disana banyak beasiswa yang dapat diikuti oleh para dosen PTN maupun PTS,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Nasir juga menemui para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi. Dirinya menyampaikan menjadi santri harus pintar, bekerja keras dan cerdas, artinya mau belajar dengan sungguh-sungguh.

“Dulu saya juga pernah menjadi santri seperti kalian di sini, jangan sampai berfikir

kalau santri tidak bisa menjadi pejabat negara atau menteri,” ungkap Nasir.

“Buktinya saya berasal dari pondok pesantren yang sekarang menjadi Menristekdikti. Semua bisa asalkan ada usaha, maka ada jalan,” lanjutnya.

Selain mempelajari ilmu agama, Nasir berpesan agar santri jangan sampai tidak mempelajari ilmu pengetahuan. “Kalau kalian semua ingin menjadi orang yang sukses, kalian harus jadi santri yang pintar ilmu agama dan ilmu pengetahuannya juga,” pesannya.

Di era digitalisasi atau disebut Revolusi Industri 4.0 saat ini, Nasir menekankan santri tidak boleh ketinggalan perkembangan zaman yang semakin canggih. Bahkan, santri harus mampu menghadapi era digitalisasi.

“Jangan sampai santri-santri di sini malah dimasuki oleh informasi-informasi yang hoax atau tidak benar. Oleh karena itu, santri harus menguasai ilmu pengetahuan yang berkembang dengan pesat,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://readthedocs.org/projects/ojelmandiri/