My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Konsep Seni

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Konsep Seni

Konsep Seni

Kata seni dalam bahasa Sansekerta

yang berasal dari kata “Sani” yang berarti pemujaan, pelayanan, donasi, permintaan atau pencarian dengan hormat dan jujur. Seni merupakan istilah yang identik dengan keindahan, kesenangan, dan rekreasi.Saat kita mendengar kata seni maka yang mungkin muncul dalam benak kita adalah suatu karya seni entah berupa benda, music, bangunan, lukisan atau benda-benda indah lainnya yang dihasilkan oleh seorang seniman yang tentunya sangat berbakat dan memiliki kreativitas yang tinggi.

Dalam seni, setiap orang dinilai memiliki kreatifitas dan kecerdasannya masing-masing. Seni dapat memfasilitasi setiap orang untuk menuangkan atau mencurahkan segala kreativitas berdasarkan kehendak masing-masing orang itu sendiri. Beberapa ahli mengungkapkan pengertian seni, yaitu sebagai berikut:

Akhadiat K. Miharja berpendapat tentang seni tersebut yaitu sebagai suatu kegiatan rohani yang merefleksikan realita dalam suatu karya yang berkat dan bentuk dan isinya maka mempunyai suatu daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerimanya.

Ki Hajar ini berpendapat tentang seni ialah segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia.

Thomas Munro sebagai ahli seni dan sekaligus juga sebagai filosof yang berkebangsaan Amerika mengemukakan pendapatnya, yaitu seni adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek – efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya. Efek – efek tersebut mencakup segala tanggapan, yang berwujud pengamatan, pengenalan, imajinasi yang rasional maupun emosional.

Alexander Baum Garton, mengemukakan Seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan.

Kuntjaraningra, menyatakan seni adalah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia.

Kottak, berpendapat seni sebagai kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria estetis.

Seni menurut Sumanto, adalah hasil atau proses kerja dan gagasan manusia yang melibatkan kemampuan terampil, kreatif, kemampuan indra, kepekaan hasil dan piker untuk menghasilkan suatu karya yang memiliki kesan indah, selaras, bernilai seni, dan lainnya.

Secara umum pengertian yang dikandung dalam kata seni atau kesenian berasal dari art yang mempunyai arti yang luas, diantaranya adalah suatu hasil kegiatan manusia yang indah secara individu atau kelompok, berkuatlitas tinggi dalam konsep dan pembuatannya dalam menghasilakn sesuatu yang indah, sesuatu yang bernilai estesis, suatu keterampilan khusus dalam penampilan.

Menurut Aristoteles, mengartikan seni sebagai ilmun pengetahuan tentang prinsip-prinsip dalam menghasilkan benda-benda yang indah. Seni adalah tiruan “falsafi” atau ideal dan bersifat universal dari dunia alamiah dan dunia manusia. Karya seni diharapkan dapat menjadi lambing atau simbol. Dalam pemikiran Aristoteles, puncak dan tujuan seni adalah “katarsis” ,(Yunani:Katharos), yang berarti “murni”, “ bersih” atau “ pemurnian.”

Seni adalah proses yang sengaja mengatur unsur-unsur dalam suatu cara yang menarik indra atau emosi. Ini mencakup berbagai macam kegiatan manusia, ciptaan, dan cara berekspresi,termasuk musik, sastra, film, patung, dan lukisan. Makna seni ini dibahas dalam cabang filsafat yang dikenal sebagai estetika.


Baca Juga :