My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Kebudayaan Jawa- Budaya Lokal Indonesia

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Kebudayaan Jawa- Budaya Lokal Indonesia

Perlu diketahui bahwa negara Indonesia merupakan negara yang punya pluralitas tinggi. Keberagaman suku, bahasa, agama, ras, maupun golongan justru bisa memperlihatkan ciri khas bangsa Indonesia. Potensi budaya yang besar tersebut merupakan sumber kekayaan budaya nasional.

Bangsa Indonesia terkenal bersama dengan masyarakat yang mempunyai kebudayaan yang berbagai ragam. Pada tiap tiap masyarakat daerah mengembangkan kebudayaan masing-masing. Kebudayaan yang dikembangkan di daerah-daerah dinamakan kebudayaan lokal. Berikut ini adalah keliru satu kebudayaan lokal yang berkembang di Indonesia yakni ” Kebudayaan Jawa.”
Kebudayaan Jawa
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Agama mayoritas didalam suku bangsa Jawa adalah Islam. Selain itu termasuk ada penganut agama Kristen, Katolik, Hindu, & Buddha. Masyarakat Jawa yakin bahwa hidup diatur oleh alam, maka ia bersikap nrimo (pasrah). Masyarakat Jawa yakin keberadaan arwah/roh leluhur & makhluk halus seperti lelembut, tuyul, demit, & jin.
Selamatan adalah upacara makan bersama dengan yang sudah diberi doa sebelumnya. Ada 4 selamatan di Jawa sebagai berikut;
Selamatan lingkaran hidup manusia, (meliputi; hamil tujuh bulan, potong rambut pertama, kematian, & kelahiran).
Selamatan bersih desa, upacara sebelum, & sehabis panen.
Selamatan yang terjalin bersama dengan hari-hari/bulan-bulan besar Islam.
Selamatan yang terjalin bersama dengan moment khusus, perjalanan jauh, ngruwat, & mendiami tempat tinggal baru.
Jenis selamatan kematian, meliputi: nelung dina (tiga hari), mitung dina (tujuh hari), matang puluh dina (empat puluh hari), nyatus (seratus hari), & nyewu (seribu hari).
b. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan suku bangsa Jawa adalah bilateral (garis keturunan bapak & ibu). Dalam proses kekerabatan masyarakat Jawa, digunakan istilah-istilah sebagai berikut;
Ego menyebut orang tua laki-laki adalah bapak/rama.
Ego menyebut orang tua perempuan adalah simbok/ biyung.
Ego menyebut kakak laki-laki adalah kang mas, kakang mas.
Ego menyebut kakak perempuan adalah mbakyu.
Ego menyebut adik laki-laki adalah adhi, dhimas, dik, / le.
Ego menyebut adik perempuan adalah ndhuk, denok, / di.
Dalam masyarakat Jawa, istilah-istilah di atas merupakan tata cara sopan santun pergaulan yang perlu diterapkan didalam kehidupan sehari-hari. Apabila melanggar nasihat orang tua bakal sengsara atau disebut kuwalat.

c. Sistem Politik
Desa di Jawa disebut kelurahan yang dikepalai oleh lurah. Dalam pekerjaannya lurah & pembantu-pembantunya mempunyai tugas pokok yakni pelihara keamanan desa. Pembantu-pembantu lurah, meliputi;
Carik; pembantu umum/sekretaris desa,
Sosial; pelihara kesejahteraan penduduk,
Kaum; mengurusi soal nikah, rujuk, talak, & kematian.
d. Sistem Ekonomi
Bertani merupakan mata pencaharian utama. Bertani dilaksanakan di ladang & sawah. Selain berasal dari pertanian, masyarakat Jawa termasuk menggerakkan bisnis sambilan, seperti mencetak batu bata, membatik, tukang kayu, & menganyam tikar.

e. Sistem Kesenian
1. Seni Bangunan
Rumah kebiasaan di Jawa Timur disebut tempat tinggal Situbondo, namun tempat tinggal kebiasaan di Jawa Tengah disebut Istana Mangkunegaran. Istana Mangkunegaran merupakan tempat tinggal kebiasaan Jawa asli.

2. Seni Tari
Tarian-tarian di Jawa berbagai ragam di antaranya sebagai berikut;
Tari tayuban adalah tari untuk meramaikan suasana acara, misalnya; khitanan & perkawinan. Penari tayuban terdiri atas sebagian perempuan.
Tari reog berasal dari Ponorogo. Penari utamanya mengfungsikan topeng.
Tari serimpi adalah tari yang berupa sakral bersama dengan irama lembut.
Tari bedoyo.
Tari gambyong.
3. Seni Musik
Gamelan merupakan seni musik Jawa yang terkenal. Gamelan terdiri atas gambang, bonang, gender, saron, rebab, seruling, kenong, & kempul.

4. Seni Pertunjukan
Seni pertunjukan yang terkenal adalah wayang, selain itu termasuk tetap ada kethoprak, ludruk, & kentrung.

Demikianlah ulasan singkat perihal Kebudayaan Jawa yang pada kesempatan ini bisa di bahas di sini, semoga bisa menaikkan wawasan kamu para pengunjung maupun pembaca.

Sumber : https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Baca Juga :