My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Jenis-jenis Anjak Piutang

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Jenis-jenis Anjak Piutang

Pada pelaksanaannya, jenis dari jasa anjak piutang yang diberikan oleh factor dan yang akan diterima olej klien sangat bergantung pada formulasi dari perjanjian yang dibuat oleh kedua pihak. Atas dasar hal tersebut jasa anjak piutang dibedakan atas beberapa hal berikut:

  1. Jasa yang ditawarkan

Atas dasar jasa yang diberikan oleh factor, anjak piutang dibedakan menjadi:

  • Full-service factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa secara menyeluruh, baik jasa pembiayaan maupun nonpembiayaan.
  • Bulk factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa pembiayaan dan pemberitahuan saat jatuh tempo pada nasabah, tanpa memberikan jasa lain seperti proteksi resiko piutang, administrasi penjualan, dan penagihan.
  • Maturity factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa proteksi resiko piutang, administrasi penjualan secara menyeluruh, dan penagihan. Proteksi resiko atas piutang diberikan oleh factor tanpa melakukan pembiayaan atau pemberian uang muka atas pelunasan piutang.
  • Invoice discounting. Anjak piutang jenis ini hanya memberikan jasa pembiayaan saja, sedangkan jasa nonpembiayaan sama seklai tidak diberikan.
  1. Distribusi resiko

Pada mekanisme penjualan tanpa adanya perusahaan anjak piutang, resiko tidak terbayarnya piutang milik klien sepenuhnya ditanggung oleh klien sendiri. Dengan adanya perusahaan anjak piutang, resiko tersebut tidak harus selalu secara penuh ditanggung oleh klien. Atas dasar distribusi resiko tidak terbayarnya piutang oleh nasabah, anjak piutang dapat dibedakan menjadi:

  • With recourse factoring. Pada tahap awal factor memberikan uang muka proporsi tertentu kepada klien atas piutang/faktur yang diserahkan. Pada saat piutang jatuh tempo, apabila nasabah sama sekali tidak melunasi hutangnya, maka klien berkewajiban untuk mengembalikan sejumlah uang muka yang telah diterimanya dari factor. Dengan demikian resiko tidak terbayarnya piutang seluruhnya ditanggung oleh klien, dan factor sama sekali tidak menanggung resiko tidak terbayarnya piutang tersebut.
  • Without recourse factoring. Pada tahap awal factor memberikan uang muka sejumlah proporsi tertentu kepada klien atas piutang/faktur yang diserahkan. Pada saat piutang jatuh tempo, apabila nasabah sama sekali tidak melunasi hutangnya, maka klien berkewajiban untuk mengembalikan sejumlah uang muka yang telah diterima dari factor. Dengan demikian, resiko tidak tertagihnya piutang tidak seluruhnya ditanggung oleh klien. Klien hanya menanggung resiko sebesar piutang yang tidak dibiayai atau tdak diberi uang muka oleh factor, sedangkan factor sendiri menanggung resiko sebesar uang muka atas pembiayaan

 

Sumber :

https://fgth.uk/