My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Jenis Efek di Pasar Modal Indonesia

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Jenis Efek di Pasar Modal Indonesia

Jenis Efek di Pasar Modal Indonesia

Jenis Efek di Pasar Modal Indonesia

Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang surat berharga komersial, saham obligasi tanda bukti utang, unit pertanyaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek atau setiap instrumen yang ditetapkan sebagai efek. Jenis efek yang ada dipasar modal Indonesia adalah:

1. Saham

Adalah surat bukti penyertaan dalam kepemilikan suatu Perseroan Terbatas (PT) yang memberi hak atas deviden dan lain-lain menurut besar kecilnya modal disektor saham dapat dibagi menjadi dua :

a. Saham Preferen

Saham preferen adalah saham yang mempunyai hak-hak instimewa sifatnya merupakan gabungan (Hybrid) antar obligasi dan saham biasa. Artinya disamping memiliki karakteristik seperti obligasi juga memiliki karakteristik preferen, antara lain :

1. Preferen terhadap deviden artinya pemegang saham preferen mempunyai hak lebih dahulu untuk memperoleh hak dividen daripada pemegang saham biasa.

2. Preferen pada aktiva saat likuidasi, artinya pada saat perusahaan dibubarkan maka pemegang saham preferen mempunyai hak atas lebih dahulu dari pada saham biasa.

3. Memperoleh hasil yang tetap seperti bunga obligasi.

b. Saham Biasa.

Saham biasa adalah saham yang mempunyai hak satu suara.

Hak yang dimiliki pemegang saham biasa adalah :

1. Hak kontrol adalah hak untuk mengawasi operasi perusahaan.

2. Hak memperoleh bagian keuntungan perusahaan.

3. Hak prefentive yaitu hak untuk membeli saham terlebih dahulu sebesar presentase tertentu. Jika perusahaan mengeluarkan tambahan saham baru.

2. Obligasi (Bond)

Obligasi pada dasarnya merupakan surat pengakuan utang atas pinjaman yang diterima oleh perusahaan penerbit obligasi dari masyarakat jangka waktu obligasi telah ditetapkan dan disertai dengan kesanggupan membayar bunga secara periodik yang jumlah dan saat pembayarannya juga telah ditetapkan dalam perjanjian.

Tipe-tipe obligasi ada dua macam yaitu :

a. Corporate Bond

Corporate Bond adalah obligasi biasa yang merupakan surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi pinjaman

b. Convertible Bond

Convertible Bond atau obligasi konversi adalah obligasi yang setelah jangka waktu tertentu, dengan perbandingan atau harga tertentu, dapat ditukarkan dengan saham dari perusahaan yang sama.

3. Derevatif dan Efek

a. Rights atau klaim

Rights menunjukkan bukti hak memesan saham terlebih dahulu yang memungkinkan para pemegang saham untuk memberi saham baru yang akan diterbitkan oleh perusahaan sebelum saham-saham tersebut ditawarkan pada pihak-pihak lain dengan harga dibawah harga pasarnya, jika pemegang saham tidak bermnaksud untuk menggunakan haknya maka Rights yang dimilikinya dapat diperjualbelikan dibursa. Bukti Rights merupakan instrument jangka pendek yaitu kurang dari 6 bulan.

b. Waran

Waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang membeli kepada pemegang saham untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga tertentu, umumnya antara 6 bulan hingga 5 tahun.

c. Saham Dividen

Keuntungan perusahaan dapat dibagi dalam bentuk tunai maupun dalam bentuk saham deviden, alasan perusahaan membagi saham deviden adalah karena perusahaan ingin menahan laba didalam perusahaan untuk digunakan sebagai modal kerja.

d. Sertifikat Reksa Dana

Reksa Dana adalah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat atau investor. Selanjutnya diinvestasikan pengelola Reksa Dana (Manajer Investasi). Jadi sertifikat Reksa Dana adalah sertifikat yang menjelaskan bahwa pemodal menitipkan uang kepada manajer investasi untuk diinvestasikan dipasar modal atau pasar uang. Ada 2 jenis Reksa Dana yaitu Reksa Dana open end (Terbuka), sertifikat ini dapat dijual kepada manajer investasi. Reksa Dana close end (tertutup), sertifikat ini tidak dapat dijual kembali kepada manajer investasi tetapi dijual dipasar sekunder.

Baca Juga :