My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Ibnu Ismail Al-Jazari, Penemu Konsep Robotika Modern

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Ibnu Ismail Al-JazariPenemu Konsep Robotika Modern
Ibnu Ismail Al-Jazari, Penemu Konsep Robotika Modern

Dengan mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang sekaran dikenal sebagai mesin robot membuatnya dikenal sebagai ilmuwan Muslim penemu ilmu robotika modern. Ia dinobatkan sebagai ahli teknik muslim yang ternama. Ia merupakan tokoh besar di bidang mekanika dan industri. Dilahirkan di antara sisi utara Irak dan timur laut Syria, tepatnya antara Sungai Tigris dan Sungai Eufrat.

Nama lengkap beliau dalah Badi Al-Zaman Abulez Ibn Alrazz Al-Jazari, tinggal di Diyar Bakir, Turki selama abad kedua belas. Ia mendapat julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat temuan-temuannya. Ia dipanggil Al-Jazira karena dilahirkan di Al-Jazira, sebuah wilayah antara Sungai Tigris dan Sungai Eufrat.

Karya-karyanya yang fenomenal adalah jam gajah yang dibuatnya pada tahun 1206 M. Prinsip kerja jam gajah ini adalah dengan memanfaatkan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Kini replika jam gajah ternyata disusun kembalio di London Science Museum, sebagai bentuk penghargaan atas karya besarnya itu.

Selanjutnya karyanya yang lain yang dikonstruksi ulang di Inggris pada 1976, yaitu jam air. Banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya tersebut di acara World of Islam Festival.

  1. Abu Al-Qasim Al-Zahrawi,Sang Penemu Gips Era Islam

Ia merupakan penemu gips era Islam, seorang dokter, ahli bedah. Dialah penemu asli dari teknik pengobatan patah tulang dengan menggunakan gips sebagaimana di era modern sekarang. Dia lahir pada tahun 936 M di kota Al-Zahra, sebuah kota dekat Cordova di Andalusia. Keluarga ayah Al-Zahrawi aslinya dari Madinah yang pindah ke Andalusia.

Dia selain terkenal sebagai seorang dokter yang hebat juga termasyhur karena ketaatannya sebagai seorang  sufi. Dia seringkali tidak meminta imbalan ketika melakukan pengobatan karena ia menganggap hal itu sebagai bagian dari amal atau sedekah. Ia juga bekarja sebagai dokter pribadi Khalifah Al-Hakam II yang memerintah kota Cordova di Andalusia.

Salah satu karyanya yang fenomenal adalah Kitab At-Tasrif yang berisi penyiapan beragam obat-obatan yang dibutuhkan untuk menyembuhkan pasien setelah dilakukan proses operasi. Dalam pengobatan ini juga dikenal teknik sublimasi. Terjemahan kitab ini pernah diterbitkan pada tahun 1519 dengan judul “Liber Theoricae nec non Practicae Alsaharavii”. Kitabnya yang berisi sejumlah diagram dan ilustrasi alat bedah ini menjadi buku wajib bagi mahasiswa di seluruh Eropa.

https://wisatalembang.co.id/hidden-fountain-apk/