My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Budidaya Tanaman Kopi Arabika Andungsari Bondowoso

0
Posted in Umum By rte4k

Budidaya Tanaman Kopi Arabika Andungsari BondowosoBudidaya Tanaman Kopi Arabika Andungsari Bondowoso

Kopi merupakan komoditas yang cukup penting alasannya mempunyai nilai ekonomi yang relatif tinggi di dunia, selain itu tumbuhan kopi ini merupakan salah satu komoditas unggulan yang berkembang di beberapa kawasan di Indonesia terutama di Andungsari Bondowoso tepatnya di kaki gunung Argopuro.

Budidaya Tanaman Kopi Arabika Andungsari Bondowoso semakin banyak alasannya tumbuhan kopi arabika ini mempunyai nilai ekonomi tinggi dengan kopi Robusta yang pada tahun 1990 harga kopi Arabika 1,85 U $ D / Kg, sedangkan kopi Robusta 0,83 U $ D / Kg.

Faktor-faktor yang menghipnotis penurunan harga kopi Robusta di pasar dunia antara lain:

Kelangkaan pasokan kopi Arabika.
Kopi Robusta terlalu banyak.
Penggunaan kopi Robusta lebih tinggi.
Situasi pasar dunia untuk tipe Robusta menurun sehingga ICO memotong kuota sebanyak 2 kali dalam satu musim.

Dari hal tersebut perlu dilakukan upaya untuk menentukan jenis kopi yang mempunyai nilai hemat dan rasa yang relatif baik serta tahan terhadap penyakit karat daun.

Upaya merebut peluang pasar kopi mencakup pengembangan tumbuhan kopi Arabika melalui peremajaan, peremajaan dan rehabilitasi kopi dari kopi Robusta menjadi kopi Arabika.

– Peremajaan tumbuhan kopi
Peremajaan yaitu bisnis yang tanamannya tidak menguntungkan lagi alasannya produktivitasnya rendah sehingga perlu diganti dengan yang gres dan dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Related
Cara Pengolahan Biji Kopi Dengan Cara Full Wash
Berwisata Ke Pabrik Kopi Di Brazil
Kopi Israel
– Ekstensi Perkebunan Kopi
Kegiatan perluasannya yaitu menanam tumbuhan kopi di kawasan gres yang lingkungannya sesuai dengan persyaratan pertumbuhan dan pengembangan tumbuhan kopi.

– Rehabilitasi kebun
Rehabilitasi kebun merupakan aktivitas untuk mengembalikan kondisi ke keadaan yang lebih baik, sehingga produktivitasnya meningkat. Rehabilitasi tumbuhan bergantung pada berkurangnya populasi tumbuhan alasannya kesalahan budaya teknis, hama dan penyakit serta kekeringan yang akan mengakibatkan produktivitas tumbuhan rendah atau tidak menguntungkan per hektar untuk diolah.

– Budidaya Kopi Arabika
Di tempat untuk budidaya kopi arabika dan budidaya melalui aktivitas Perluasan, Peremajaan dan Rehabilitasi serta dalam aktivitas penanaman baru, yaitu:

1. Ketentuan Tumbuh
Sebuah lokasi
Lokasi tersebut diisolasi dari budidaya varietas kopi ± 100 meter.
Bebas hama dan penyakit
Pemantauan mudah

b. Tanah
Tanah PH: 5.5 – 6.5
Top Ground: Minimal 2%.
Struktur Tanah: Subur, kendurkan relatif> 100 cm.

c. Iklim
Tinggi tempat: 800 – 2000 m dpl
Suhu: 15º C – 25º C
Curah hujan: 1.750 – 3000 mm / tahun, Bulan kering 3 bulan

2. Bahan Tanaman
Untuk perbanyakan tumbuhan di lapangan diharapkan Benih Benih Biji dengan kriteria sebagai berikut:
Sumber benih

Benih harus berasal dari induk perusahaan atau perusahaan yang telah ditunjuk.
Umur bibit: 8-12 bulan
Tinggi: 20 -40 cm
Minimal jumlah daun tua: 5 – 7
Jumlah cabang utama: 1
Diameter batang: 5 – 6 cm

Kebutuhan benih / ha

Jarak: 1,25 m x 1,25 m
Populasi: 6.400 tanaman
Untuk bordir: 25%

3. Penanaman
A. Jarak
Sistem penanaman kopi arabika antara lain:

Persegi Panjang: 2,5 x 2,5 m
Pagar: 1,5 x 1,5 m
Pagar ganda: 1,5 x 1,5 x 3 cm

b. Menanam lubang

Harus dilakukan 3 bulan sebelum tanam.
Ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm, 60 x 60 x 60 cm, 75 x 75 x 75 cm atau 1 x 1 x 1 m untuk tanah berat.
Tambang ditempatkan di kiri dan kanan lubang.
Lubang dibiarkan terbuka selama 3 bulan.
2-4 ahad sebelum tanam, digali tanah yang sudah dicampur dengan pupuk matang sebanyak 15/20 kg / lubang, kembali ke dalam lubang.
Tanah urugan tidak dipadatkan.

c. Penanaman
Penanaman dilakukan di isu terkini hujan
Bibit akar leher ditanam rata ke permukaan tanah.

 

Recent Posts