My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Bangun Percaya Diri Anak yang Kurang Pandai Bergaul

0
Posted in Pendidikan By rte4k

Bangun Percaya Diri Anak yang Kurang Pandai Bergaul

Bagaimana meyakinkan anak supaya dia inginkan berinteraksi dengan anak beda sebaya? Kemudian, adakah metode untuk anak supaya mereka tidak minder? Jawabannya satu, cari teknik untuk menciptakan anak merasa disukai dan percaya pada diri sendiri. Nah, sebagai berikut 6 teknik yang dapat orang tua lakukan supaya anak pandai bergaul dan mulai percaya diri.

Pujian
Berikan anak ucapan-ucapan pujian dan menghibur dalam peluang yang berbeda. Jika anak sedang sedih, ucapkan ucapan-ucapan berupa penghiburan supaya dia tidak kecewa. Bila anak menemukan penghargaan dari sekolah atau sukses mengerjakan sesuatu yang memerlukan keahlian, maka puji dia. Namun, mesti dikatakan dengan tulus dan tidak boleh terlalu berlebihan. Porsinya mesti sesuai supaya anak tidak merasa jemawa.

Beri teladan
Anak belajar dari lingkungan terdekatnya, yakni keluarga. Maka, di antara cara supaya anak pandai bergaul ialah dengan keteladanan. Artinya, orang tua perlu menyerahkan contoh teknik berinteraksi dengan orang lain. Misalnya, bersikap sopan, tidak mencukur perkataan orang lain, serta hendak sekali ketika berjumpa dengan rekan lama dan kenalan baru.

Perhatikan bakat anak.
Setiap anak mempunyai bakat yang berbeda. Hal ini sehubungan erat dengan kepintaran anak. Ada anak yang berbakat menggambar, olahraga, menulis, sains, memasak, dan beda sebagainya. Apabila orang tua telah mengejar bakat anaknya, berikan fasilitas supaya bakat itu semakin berkembang.

Rasa percaya diri bisa tumbuh, andai anak tahu dia mempunyai bakat guna menjalani kehidupannya di masa depan. Biarkan dia hendak sekali mengikuti kursus atau pelatihan sampai-sampai bakatnya kian cemerlang. Di samping mengembangkan bakatnya, mengekor kursus pun akan memberi peluang untuk bertemu dengan anak-anak lainnya yang menyenangi bidang serupa. Ini dapat memperbesar peluang supaya anak inginkan bergaul dan mendapat rekan baru.

Jangan membandingkan-bandingkan
Stop mencocokkan anak dengan saudara kandung atau anak tetangga. Apalagi andai orang tua tanpa sadar mengolok-olok anak, supaya dia mau mengerjakan sesuatu yang lebih baik dari kakak atau adiknya. Setiap anak istimewa. Mereka pasti tidak suka dibanding-bandingkan.

Ajak bersilaturahmi
Biasanya anak yang mempunyai saudara kandung lebih pandai bergaul dikomparasikan anak tunggal. Nah, bila anak kita anak semata wayang, maka orang tua mesti tidak jarang mengajaknya mendatangi sanak saudara yang mempunyai anak balita. Atau ke lokasi tinggal tetangga yang pun mempunyai anak sebaya. Suruh anak bermain dengan mereka, tetapi tidak boleh memaksa. Gunakan kalimat merayu atau ucapan-ucapan yang halus supaya anak inginkan bergaul.

Beri motivasi
Cara terakhir ialah rajin menyerahkan motivasi dan sokongan pada anak. Anak yang termotivasi untuk melakukan baik atau berbagi dengan rekan sebaya, akan gampang bergaul. Di samping itu, memberikan sokongan kepada anak pun penting untuk masing-masing aspek kehidupannya. Misalnya, ketika Anda menyaksikan anak berani menyuruh mengobrol rekan sekelas yang baru masuk, beri dia hadiah berupa perkataan penghargaan.

sumber : http://www.medvik.cz/link/access.do?source=ss&url=https://www.pelajaran.co.id