My Blog Sebuah Ruang Dunia Pelajaran Edukasi & Teknologi Terkini

Mekanisme Anjak Piutang

0
Posted in Pendidikan

Mekanisme Anjak Piutang Perjanjian utama yang dibuat untuk pelaksanaan kegiatan anjak piutang adalah antara pihak klien dengan pihak factor. Perjanjian tersebut dapat dibuat dengan atau tanpa persetujuan pihak nasabah. Disclosed Factoring Klien menyerahkan piutang kepada factoring dengan sepengetahuan nasabah. Langkahnya adalah: –          Klien menjual barang/jasa kepada nasabah secara kredit –          Kontrak klien dengan factor disertai penyerahan faktur dan dokumen –          Klien memberitahu nasabah tentang kontrak factoring –          Factor membayar 60-80% dari total faktur –          Factor menagih ke nasabah disertai bukti-bukti pendukung –          Nasabah melunasi utang kepada factor Mekanisme Anjak Piutang   Ruang lingkup Jenis-jenis Anjak Piutang Karakteristik Hasil Studi Filsafat Pendidikan Karakteristik Filsafat Pendidikan Cabang dan Aliran Filsafat Pengembangan Ilmu Keperawatan Konsep Trend Issue Keperawatan di Masa Depan    

Read Post

  Ruang lingkup

0
Posted in Pendidikan

  Ruang lingkup Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proses anjak piutang dapat berlokasi dalam suatu wilayah negara yang sama dan dapat juga berlokasi dalam wilayah yang berbeda. Apabila ditinjau atas dasar kedudukan geografis dari pihak yang terlibat dalam proses anjak piutang tersebut, maka anjak piutang dapat dibedakan menjadi: Domestic factoring Pihak-pihak yang terlibat dalam domestic factoring berkedudukan dalam suatu wilayah negara. Apabila dilakukan dalam lingkup domestik, prosesnya adalah sebagai berikut: klien melakukan transaksi jual beli dengan pihak konsumen. Penyerahan barang atau jasa diikuti dengan penagihan yang diwujudkan dalam dokumen berupa faktur (invoice). Dokumen tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada perusahaan anjak piutang dan klien akan mendapatkan pembayaran setelah dikurangi diskonto. Bila telah jatuh tempo, konsumen akan langsung melakukan pembayaran kepda pihak perusahaan anjak piutang secara penuh. Kemudian

Read Post

Jenis-jenis Anjak Piutang Pada pelaksanaannya, jenis dari jasa anjak piutang yang diberikan oleh factor dan yang akan diterima olej klien sangat bergantung pada formulasi dari perjanjian yang dibuat oleh kedua pihak. Atas dasar hal tersebut jasa anjak piutang dibedakan atas beberapa hal berikut: Jasa yang ditawarkan Atas dasar jasa yang diberikan oleh factor, anjak piutang dibedakan menjadi: Full-service factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa secara menyeluruh, baik jasa pembiayaan maupun nonpembiayaan. Bulk factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa pembiayaan dan pemberitahuan saat jatuh tempo pada nasabah, tanpa memberikan jasa lain seperti proteksi resiko piutang, administrasi penjualan, dan penagihan. Maturity factoring. Anjak piutang jenis ini memberikan jasa proteksi resiko piutang, administrasi penjualan secara menyeluruh, dan penagihan. Proteksi resiko atas piutang diberikan oleh factor tanpa

Read Post

Karakteristik Hasil Studi Filsafat Pendidikan Adapun karakteristik atau sifat-sifatnya adalah sebagai berikut: Pertama, Filsafat pendidikan sebagai suatu hasil berpikir bersifat normatif atau prespektif, artinya sistem gagasan filsafat selalu menunjukkan atau menjelaskan apa yang dicita-citakan. Kedua, hasil berpikir bersifat individualistik-unik artinya sistem teori/sistem pikiran filsafat pendidikan yang dikemukakan filsuf tertentu akan berbeda dengan sistem gagasan filsafat pendidikan yang dikemukakan filsuf lainnya. Ketiga, sebagai hasil berfilsafat disajikan para filsuf secara tematik sistematis dalam bentuk naratif (uraian lisan/tertulis) dan profektif (dialog/Tanya jawab lisan/tertulis). Keempat, hasil berpikir filsafat umum dalam rangka memecahkan masalah-masalah pendidikan. Karakteristik Kebenaran Filsafat Pendidikan Kebenaran filsafat pendidikan bersifat subjektif-paralelistik, bahwa suatu sistem teori atau sistem pikiran filsafat pendidikan adalah benar bagi filsuf yang bersangkutan atau bagi para penganutnya masing-masing. Karakteristik Hasil Studi Filsafat Pendidikan Karakteristik Filsafat Pendidikan Cabang dan Aliran Filsafat Pengembangan Ilmu Keperawatan Konsep Trend Issue Keperawatan di

Read Post

Karakteristik Filsafat Pendidikan Karakteristik Objek Studi Filsafat Pendidikan Objek material studi filsafat pendidikan adalah pendidikan. Objek formal studi filsafat pendidikan adalah keseluruhan permasalahan mengenai pendidikan bersifat mendasar, bahwa pertanyaan/permasalahn filsafat pendidikan pun memiliki sifat spekulatif, abadi, dan terbuka. Karakteristik Tujuan Filsafat Pendidikan Menurut Edward J Power (1982), tujuan filsafat pendidikan terdiri dari empat jenis, yaitu: 1)      Bersifat inspirational, untuk mengekspresikan tentang pendidikan yang ideal atau pendidikan yang dicita-citakan. 2)      Bersifat analytical, untuk menemukan dan menginterpretasi makna perkata atau yulisan mengenai konsep pendidikan dan praktek pendidika. 3)       Bersifat prescriptive, untuk memberikan kejelasan dan arah yang tepat bagi praktek pendidikan dengan suatu komitmen untuk mengimplementasikannya. 4)      Bersifat investigations dan inquiry, adalah untuk menyelidiki kebijakan-kebijakan dan praktek-praktek pendidikan untuk merekonstruksikannya kembali. Karakteristik Proses Studi Filsafat Pendidikan Adapun karakteristiknya adalah sebagai berikut: Pertama, proses berfilsafat dimulai dengan ketakjuban/ketidakpuasan/keraguan, dan hasrat bertanya pada

Read Post

Cabang dan Aliran Filsafat Cabang-cabang Filsafat Berdasarkan objek yang dipelajarinya filsafat diklasifikasikan ke dalam dua bagian, yaitu: filsafat Umum atau filsafat murni (cabang-cabang filsafat yang objek studinya mengenai segala sesuatu yang ada, yang telah tergelar didunia atau yang telah diciptakan Tuhan) dan filsafat Khusus atau filsafat terapan (cabang-cabang filsafat yang objek studinya mengenai segala sesuatu sebagai hasil kreasi manusia. Adapun cabang-cabang filsafat antara lain: a)Metafisika, adalah cabang filsafat yang mempelajari atau membahas hakikat realitas (segala sesuatu yang ada) secara menyeluruh (komprehensif). b)Ontology, adalah cabang filsafat (metafisika umum) yang mempelajari tentang hakikat ada-nya segala sesuatu yang ada secara komprehensif. c)Kosmologi, adalah cabang filsafat (bagiann metafisika khusus) yang mempelajari tentang hakikat alam termasuk segala isinya, kecuali manusia. d)Teologi, adalah cabang filsafat (bagian dari metafisika khusus) yang mempelajari tentang kebenaran

Read Post

Pengembangan Ilmu Keperawatan Ilmu keperawatan harus secara terus-menerus dikembangkan. Prioritas utama dalam pengembangan ilmu keperawatan adalah tantangan untuk mengembangkan substansi isi ilmu melalui pengkajian yang mendalam. Keperawatan harus dapat menjabarkan isi dari disiplin ilmu untuk dapat memberikan justifikasi dan promosi secara langsung dalam kegiatan keperawatan. Pengembangan ilmu keperawatan melalui riset akan dapat berkolaborasi dengan disiplin ilmu lain dan membedakan kontribusi keperawatan terhadap tim kesehatan lainnya. Perubahan Paradigma dan Lingkup Riset Keperawatan Pelaksanaan riset merupakan dasar ilmu dan seni didalam praktik keperawatan profesional. Pelaksanaan riset keperawatan berdasarkan praktik keperawatan dapat memengaruhi dan mengubah arah perkembangan pendidikan serta praktik. Riset keperawatan harus dilihat dari sebagai bagian integrasi dari praktik keperawatan. (Nursalam, 2002) Trend Issue Perubahan Keperawatan di Masa Depan Ada beberapa dilematik maupun problematik perubahan keperawatan. Pertama,

Read Post

Konsep Trend Issue Keperawatan di Masa Depan Trend adalah hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisa atau salah satu gambaran ataupun informasi yang terjadi dan akan menjadi populer di masyarakat. Sedangkan issue adalah sesuatu hal yang dibicarakan dan yang akan dibicarakan yang belum jelas faktanya. Dalam pendidikan salah satu trend issuenya adalah, bahwa Indonesia telah memilih untuk menata sistem pendidikan keperawatan sebagai upaya awal dan kunci peletakan landasan pengembangan profesi keperawatan. Tujuan lain diharapkan bisa memperkecil gap (perbedaan) antara perawat dan dokter sehingga perawat tidak lagi menjadi perpanjangan tangan dokter (Prolonged physicians arms) tapi sudah bisa menjadi mitra kerja dalam pemberian pelayanan kesehatan. (Mohamad Naziel, 2009) Konsep Perubahan dalam Dunia Keperawatan Perubahan pelayanan keperawatan mempunyai dua pilihan utama yang berhubungan dengan perubahan, yaitu mereka

Read Post

Sampel Berjatah (Quota sampling) Pengambilan sampel secara quota dilakukan dengan cara menetapkan sejumlah anggota sampel secara quotum atau jatah, Pengambilan sampel hanya berdasarkan pertimbangan peneliti saja, hanya disini besar dan kriteria sampel telah ditentukan lebih dahulu. Misalnya Sampel yang akan di ambil berjumlah 100 orang dengan perincian 50 laki dan 50 perempuan yang berumur 15-40 tahun. Cara ini dipergunakan kalau peneliti mengenal betul daerah dan situasi daerah dimana penelitian akan dilakukan. 3)   Sampel Tanpa Sengaja ( accidental sampling) Tehnik penarikan sampel ini dilakukan secara subjektif oleh peneliti ditinjau dari sudut kemudahan, tempat pengambilan sampel dan jumlah sampel yang akan diambil. Sampel tersebut tidak terencana dan penggambaran hasil dari pengumpulan data tersebut bukan didasarkan suatu metode yang baku. Bedanya dengan purposive sampling adalah kalau sampel yang diambil secara purposive berarti dengan

Read Post

Macam-Macam Kenikmatan Di Surga 1. Rumah di dalam surga Rumah didalam surga memberi keleluasaan kepada para penghuninya , sehinggapenghuninya bisa bergerak kesana kemari tanpa ada hambatan dan rintangan. Dalam kitab Daqa’iqul Akbar disebutkan bahwa kemewahan dan keindahan surge itu tidak bias dilukiskan oleh akal manusia. Bisa dibayangkan jika bahan bangunannya saja terbuat dariintan dan permata, Tanahnya dari misik. Kerikilnya dari mutiara dan selalu harum semerbakaroma didalamnya. Syekh Imam Abdurrahman bin Ahmad Al-Qadli menggambarkan keindahan rumah di surgasebagai berikut : Di surga setiap rumah terdapat 70 ranjang, diatas setiap ranjang terdapat 70 tikar, diatas setiap tikar terdapat seorang bidadari. Bidadari ini memakai 70 pakaian yang halusdan tipis .Kalau sekiranya satu rambut dari bidadari jatuh ke bumi, maka rambut tersebut akanmenerangi penduduk bumi. 2. Kemah di dalam surga Diantara fasilitas kenikmatan surga yang super mewah adalah kemah. Kemah inidiperuntukkan bagi penghuni surga yang ingin memadu kasih dengan bidadari. Luas dankemewahannya tidak ada yang mampu melukiskannya dalam kata-kata maupun angan-angan, meskipun itu jin sekalipun. Kemewahan dan keluasan kemah ini telah diceritakan dalam Tafsir Yasin sebagai berikut :Bahwa bagi setiap orang mukmin memiliki kemah yang terbuat dari satu mutiara besar,luaskemah tersebut 70 mil. Ibnu Abbas r.a. berkata : Kemah dalam surga itu terbuat dari mutiara yang berlubang, pos yang satu dengan pos lainnya terdapat kemah yang memiliki daun pintu sebanyak 4000 buah dariemas. Begitu mewah dan indahnya kemah yang ada didalam surga, hingga satu genggam tanahnyanilainya lebih mahal dari segala bentuk kemewahan dan perhiasan duniawi. 3. Bahan bangunan surga Telah di katakana bahwa Allah benar-benar memanjakan kehidupan para ahli surga. Kepayahan,kepahitan dan keprihatinan ketika di dunia akibat ketaatannya kepada Allah terbayar dengan sempurna. Kehidupan para ahli surga di alam surga benar-benar sepertikehidupan dalam dunia dongeng. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah kilauanyang gemerlapan. Sebab seluruh fasilitas yang ada di surga dibangun dengan bahan-bahanyang jika didunia hanya terjangkau oleh angan-angan. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : Bangunan di dalam surga itubatanya terbuat dari perak dan emas, semennya terbuat dari misik yang harum, kerikilnya darimutiara dan yakut, pasirnya dari za’faran. Barang siapa yang masuk ke dalam surga ia akanmerasakan kenikmatan yang tiada putusnya, kekal dan tidak akan mati, pakaiannya tidakpernah usang, dan masa muda yang tidak pernah tua. 4. Makanan dan minuman ahli surga Ibnu Abbas r.a. berkata : Ketika kekasih Allah ini memakan buah-buahan yang dikehendaki. Lalu di hatinya tergores keinginan pada makanan yang lain sebelum bibirnya berucap, Allah memerintahkan para Malaikat untuk mendatangkan makanan kepadanya dengan 70 nampan yang terbuat dari intan dan yakut, yang berisi 70 hidangan. Di atas setiap hidangan terdapat 1000 piring dan gelas  yang terbuat dari emas. Sama halnya dengan makanan, penghuni surga pun mendapatkan minuman. Bahkan minuman penduduk surga terlihat sangat istimewa, sebab apa yang ketika

Read Post